Selasa, 20 September 2011

Dear Mama Io davvero ti amo con tutto il cuore

10 : 50 pm , Surabaya

              Aku masih terisak hebat menenangkan batinku.Kerinduan demi kerinduan yang sudah lama tak terbendung lagi.Betapa sesaknya dada ketika aku harus menahan seberapa hebatnya aku merindukan aroma khas dari seorang wanita yang sudah sangat bersahaja dan rela mencintaiku tanpa pamrih dari 17 tahun yang lalu.
         Dan betapa menyusahkannya menyembunyikan isakan-isakan hebat ditengah malam seperti ini agar tak ada yang mendengar bahwa aku sangat merindukan suara telaga  yang mengalun dari mulut wanita yang memiliki surga dikakinya.
             Dan betapa mengerikannya puing-puing keangkuhanku luruh begitu saja saat aku benar-benar menginginkan kecupan,dekapan,bahkan tubuhnya sekalipun saat ini.
Mengenaskan sekali,aku rindu sosok itu.Melebihi apapun yang ada didunia ini sekarang.Aku menginginkannya..sangat menginginkannya.
       Sekarang aku baru sadar,betapa menyenangkannya menggeliat manja dibawah lengannya sambil menciumi setiap aroma khas tubuhnya.Mendekap erat tubuh yang begitu tegar dan telah memberiku kehidupan.Betapa nikmatnya mengecup hangat tangan-tangan kasar dan keriputnya itu.Betapa aku menginginkan segalanya yang berhubungan dengan dia.
        Cintanya yang begitu besar telah mendidikku haus akan hal itu.Pengabdian yang terbentuk secara naluriah dan batiniahlah menjadikanku ingin menjadi drakula penghisap energinya tanpa sisa.
         Skali lagi,,,karena dia aku menangis malam ini.Malam sunyi tanpa wajahnya yang tegas dan teduh.Terengah-engah menutupi segalanya,jika aku bisa jujur dan mengalahkan segala egoku.Ingin rasanya aku skali saja dalam seumur hidupku,Berbincang dengannya,hanya berdua.Menghabiskan waktu kami dalam kerinduan yang tiada tara.Kemudian,dengan sangat jujur aku mengakui betapa aku sangat membutuhkannya dalam kesengsaraanku hidup jauh darinya,betapa gusarnya aku jjika kelak aku mengecewakan harapannya,dan betapa menyakitkannya diriku ketika tidak bisa dengan leluasa memeluk, menangis sejadi-jadinya menceritakan segala yang menjadi penatku.Dan betapa aku sangat menginginkan matanya yang bak langit teduh itu tak pernah menitikkan air mata.
         Tapi aku tak seleluasa itu,banyak sekat antara ruang dan waktu bagi kami.Aku hanya bisa menangisi kerinduanku seorang diri.Labirin-labirin perasaanku berusaha menguatkan diri agar tak ada rasa khawatir atau cemas tentang keadaanku yang kini rentan dan bingung.
         Aku takut mengecewakannya…sangat takut sekali…Dan aku sangat menyadari tidak mudah untuk membuatnya tertawa.
Kami memiliki impian yang begitu indah tentang masa depan.Dan untuk meraihnya aku terseok-seok tak berdaya.Aku tak mau ia tau tentang semua ini.Karena aku sangat menyayanginya.Aku ingin ia bangga padaku.
      Entah mengapa akhir-akhir ini aku sangat khawatir,begitu sangat khawatir kehilangannya .Entah firasat menyesatkan seperti apakah ini.Dadaku selalu mengernyit ketika aku rindu padanya.
       Dan entah mengapa pula aku sangat begitu senang dan ketagihan sekedar mendengarnya berbicara padaku dengan singkat ditelepon.Menurutku sangat kurang sekali aku mendengar suaranya hanya 10 menit dalam sehari bahkan 24 jam yang ada tak begitu cukup untuk memuaskan dahaga kerinduanku.
          Aku sangat senang ia begitu setia membangunkanku untuk bersujud dihadapan yang Maha memiliki segalanya agar dimudahkan semua jalanku.Sebuah pengabdian dan percintaan yang begitu manis tak terganti antara aku dan dirinya.

Tuhan,Betapa Maha Besarnya Engkau
Menunjuk Rahim wanita yang luar biasa agar aku bisa menghirup dunia
Memberi tangan wanita bak sutra agar dapat mendekapku
Meminjamkan raga yang seakan selimut terenak didunia
Mengajari tulusnya oase cinta dari mata seorang hawa
Panjangkan umur wanita tersebut Tuhan
Izinkan aku lebih lama menikmati keberadaannya
Izinkan aku membahagiakannya
Izinkan aku untuk skali saja membisikkan dibatinnya sepanjang hidupku
Bahwa aku slalu mencintainya..mencintainya..
Dan akan lebih mencintainya seiring waktu yang bergulir diantara kami

" ma, ti amo più di ogni altra cosa in questo mondo 
E io ho fame per esso
Ma, un tempo che ho presentato al mondo, se mi rende felice "

 Ma, aku mencintaimu melebihi apapun didunia ini
Dan aku haus akan hal itu
Ma,suatu saat akan kupersembahkan dunia jika itu yang membuatmu bahagia atasku

Jumat, 09 September 2011

Dia yang lain part II

         Udah lama aku ngga cerita tentang dia ..Mungkin udah mau setahun aku ngga ngungkit-ngungkit dia lagi.
Dia teman baik aku.. kita sih sering chat-chat dibbm dan di twitter ,tapi itu cuman sekedarnya..
Sampe waktu lebaran tahun ini aku pulang dan ketemu dia.OH GOD,dia ngajak aku jalan... hmmp..so sweetnya..tapi terpaksa aku tunda jalannya soalnya aku mau ketemu temen-temen smp yang lain.
         Tapi kok aku malah jadi digosipin sama dia ya?  pertanda apa ini Tuhan? kok gini sih jadinya? Masa dia suka aku? dari mana? prasaan aku ngga ada bagus-bagusnya :(
hufh..jadi inget masa lalu..mungkin setahun yang lalu tepatnya..aku pernah suka sama dia,waktu itu aku masih patah hati gara-gara yang si Dinika.Tiba-tiba dia dateng gitu nenangin aku.Nah,sejak saat itu deh aku suka.Tapi abis itu dia menghilang.Sepertinya dia ngga suka aku :( .Ya udah,aku mutusin buat menjauh.
         Tapi,dia hadir lagi,kaya ngasih harapan gitu..
Kita nonton bareng lho,di hari terakhir dan malam terakhir liburanku di Banjar :"( pengen nangis. Kok hari terakhir selalu berkesan ya :(
          Dia megang tanganku dengan usil sok-sok ngga sengaja ngambil pop corn,abis itu nyandar di pundakku,terus ngambil tanganku kekepalanya...Oh,so sweet banget :'(
Aku takun jatuh cinta lagi nih sama dia...Aku takut dia ngga srius sama aku,,,
Apa lagi waktu aku mau pulang ke Surabaya.. Dia ganti PM di BBM "She has Gone" .
Gimana ngga smaput coba :(

Untuk Tuan yang pernah datang dan pergi 
Apakah perlakuanmu slalu seperti ini?
Apa kau setega ini mempermainkanku?
Sungguh ini kejam Tuan..
Aku terlalu banyak menahan sakit 
Jika kau datang dan kemudian pergi lagi
Apa kau tega tuan membiarkanku sakit lagi?
Kau kejam Tuan
Kau sangat kejam
Begitu kejam jika kau sampai membuatku jatuh hati
jika lagi,dan kemudian kau menghilang 
Aku tak sanggup tuan jika inginmu begitu
Lebih baik pergilah mulai sekarang
Jangan permainkanku lagi

Selasa, 06 September 2011

Eid Mubarak 2011

Happy Iedul Fitr all..
Happy holiday too..

Banjarmasin and Balikpapan here i come !!! :D
Kayaknya aku terlalu happy ngga sabar pengen mudik,pokoknya pngen ngerasain hawa puasa yang enak banget di Banjarmasin.Kangen banget udah lama ngga pulang,nga ngumpul-ngumpul bareng,ngga jalan-jalan bareng.

Dan hari yang ditunggu-tunggu dateng juga,tanggal 25 Agustus aku mendarat dibumi borneo tercinta.Really lovely this country.Yah walaupun kepulangan kali ini banak kendala mulai dari tiket yang digonta-ganti jadwalnya,kelebihan bawa barang,dan seabrek bawa pesanan makanan dari mamah.

Ramadhan kali ini memang membawa sedikit berkah.
Keluarga jauh tiba-tiba dateng pengen lebaran diBalikpapan
Aku bisa ketemu Mas Aryo-ku sayang
walaupun ada masalah keluarga tapi kita bisa mengenyampingkan sementara
Liat kai yang kayaknya bahagia banget 7 anaknya bisa dateng semua ngumpul lebaran bareng
dan yang lebih mengasyikkan...
kita jadi lebih akrab satu sama lain
semoga aja kejadian ini selalu terhias di Lebaran-lebaran berikutnya
amin