Kadang,kita mencintai seseorang begitu rupa sampai tidak menyisakan tempat bagi yang lain.
Membuat kita lupa untuk sekedar bertanya...
Ini kah sebenarnya Cinta?
(novel dia )
Arrrgh... aku bosan menanggapi perasaan seperti ini. Gelisah,,,itu yang kurasakan kali ini.Sakit yang tidak bisa aku gambarkan pada siapapun.Ya...hanya aku.Aku yang hanya bisa merasakan sebagaimana rasa itu menggeluti setiap seluk hatiku.Menyiksa..benar.Sangat menyiksa.Tapi aku mencoba bungkam.Membenarkan setiap pemikiranku yang melenceng.
Aku tidak mengerti apa rasa ini. Aku seperti mati rasa,takut,bahkan trauma.Hati ini terbiasa berpenghuni.Aku tau betul itu.Penghuni hatiku banyak.Aku memberikan tempat bagi Tuhanku, keluargaku.Bagi para sahabatku.Bagi orang-orang yang berarti.Bagi mereka.Dan satu lagi..baginya..
Aku tau mungkin aku salah karena telah mencintainya begitu dalam.Dan lupa,bahwa dia...hanya dia... yah...manusia memang memiliki keingingan untuk memiliki hal yang lebih.
Tapi satu hal.Aku belum siap untuk kehilangan apapun yang telah terbiasa tinggal di sana.Ya..skali lagi dia. Rasanya sangat sakit dibuat bodoh oleh perasaan yang menggebu-gebu dan kesetiaan konyol yang aku buat sendiri.Ya...hanya aku yang memelihara cinta itu.Cinta yang telah ia berikan padaku tanpa mau mengambil hasilnya.
Sakit....terhianati ....oleh semuanya yang selalu kujaga dengan sepenuh hati tanpa pamrih.seperti petani yang melihat hasil panennya yang disia-siakan begitu saja oleh orang-orang kota.Mereka tidak tau...betapa susahnya memelihara semua itu.
Aku benar-benar goyah.Ruangan yang terbiasa terisi itu telah kosong kembali.Aku lupa untuk meminta kuncinya pada orang yang pernah menempatinya dahulu.Kunci itu...Cinta.Dan sekarang ruangan itu benar-benar kosong hilang isi.
Pemikiran-pemikiran jahat merasuki otakku.Memaksaku melakukan segalanya agar sakit yang aku rasakan terbalas habis.Tapi aku tidak mampu melakukan hal sekeji itu.Karna aku tidak sanggup.Balas dendam? Aku sangat ingin jika aku bisa,setidaknya itu mungkin membuatku puas.Tapi apa yang harus ku balaskan? Apa? Aku sendiri saja tidak mengetahuinya.Sekali lagi aku hanya menggigit semua rasa ini.Satu hal,Perih.
Aku melakukan pelampiasan pada apapun yang aku bisa lakukan.Tapi nyatanya itu nihil.Sama sekali tidak berarti untuk penyembuhanku.
Rasanya aku ingin mengeskpresikan segalanya yang telah menyakitiku dihadapan mereka.Mereka yang membuatku begini.Aku ingin menangis sejadi-jadinya.Dan meminta mereka mengembalikan segalanya yang dulu pernah ada.Tapi itu mustahil.
Aku tau itu hanya ego ku yang bertindak.Perasaanku? hah...perasaanku akhir-akhir ini sudah tidak berfungsi. Walaupun itu menyedihkan,setidaknya aku merasa senang karena aku tidak lagi bisa merasakan dadaku yang bergemuruh hebat setiap kali terusik sesuatu yang menggambarkan atau berhubungan tentang dia.Aku senang akan hal itu.
Aku senang karena aku telah menemukan tekat ku kembali.Kembali bangkit tanpa memperdulikan perasaanku yang raib.Aku senang sekali.Sejak saat itu pemikiran-pemikiran jahatku mulai berkurang.Atau mungkin sekarang aku cukup lega dendam itu telah memudar seiring dengan waktu.
Aku dapat memaklumi segalanya sekarang.Tentang dia...dan dia. Aku sadar sekarang,mereka mungkin sudah dituliskan begitu jalannya.
Tapi...Kali ini hati ini bergemuruh dengan hebat kembali,Batinku tidak tenang.Aku meringis kembali.Aku tidak tau kenapa perasaan ini terulang.Aku merasakan hal yang sama.
Aku menggigit semua rasa ini lagi.Aku ..merasakan hal yang dulu dan pertama kali aku rasakan padanya.Sensasi masa lalu yang manis.Aku suka orang lain.
Aku meringis kembali.Rasa ini sekarang semakin mustahil.Aku tanpa sadar membuat diriku jatuh hati dengan orang yang bukan seharusnya. Aku suka dia..dia yang lain.
Tapi..entah kenapa semenjak perasaan baru ini muncul.Gambaran-gambaran indah tentang dia yang masa lalu pertama kali berseliweran kacau dikepalaku.Rasa sakit ini kembali ku rasakan.Aku seperti kehilangan akal.Padahal aku baru menyukai seseorang yang lain.Yang menurutku mustahil.
Aku ingin teriak.Aku ingin buang rasa ini.Aku tidak mau rasa ini tertanam subur.Aku ingin ini hanya sesaat. Aku belum siap sayang kembali dengan seseorang ,aku belum cukup siap.Aku belum siap merasakan hal sakit ini lagi.Setidaknya sampai aku benar-benar sembuh.
Tolong kembalikan perasaanku pada titik dimana aku belum mengenal rasa apapun.Aku hanya ingin itu sekarang.
Karna tanpa sadar aku mulai menyukai seseorang yang memperlakukan aku layaknya dia.Aku mulai menyukai seseorang yang baru dengan kenangan-kenangan yang dapat membuat otakku menyamakan semua sifat seseorang itu dengan dia.
Tolong menyingkirlah.Aku hanya ingin tenang sekarang. Hanya itu.
karya Latifah Andhini
Surabaya,pukul 1 dini hari
Kamis 4 November 2010
Judul yang ku sisipkan “GEMURUH”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar