Sabtu 2 April 2011
Hari itu mungkin hawanya kerasa sangat beda banget.Yup,hari dimana pembagian rapot sisipan yang menurutku merupakan rapot memalukan.Hufh,siapa yang bisa mengambil ya? Orang tua jauh,dan BUde aku mungkin lagi repot adi ngga bisa ngambilin rapot sisipan.
Terpaksa dan sangat terpaksa aku minta Mas Alip buat ngambilin rapot sisipan disekolah.Aku bener-bener ngga siap dan ngga tau harus bilang apa lagi sama orang tua kalo hasil belajar aku di smala emank ngga ada menunjukan angka peningkatan. HUfh,CAN I?
Mungkin kata-kata drop udah ngga asing lagi buat aku.Sudah banyak dan sangat-sangat menekan kondisi disini.Kadang-kadang aku juga cape dengan semua yang terjadi da nada aja masalah-masalah yang bermunculan.Dari berorientasi dengan teman-teman,orientasi masalah pelajaran,da orientasi tentang segalanya yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.
Merasa terasing dan diasingkan mungkin adalah perasaan pernah aku alami dulu disini.Tapi aku sudah bisa mengatasinya sekarang.Hmmp,masalah baru bisa teratasi satu dan aku mulai betah tinggal disini.Masalah baru mulai muncul.
Pernah merasakan dibuang dengan seseorang yang berusaha kamu senangkan dan kamu lindungi perasaannya? Yup,sekarang lagi aku rasain banget.Gimana teman membuang dan melupakan aku perlahan.Tapi pasti kan? I think yes.
Tapi aku ngga mau mikir itu semua sekarang.Terlalu menyakitkan jika kita hanya memikirkan masa lalu yang membuat kamu terbelenggu dengan khayalan dan kenangan.Kata lagu sih “TERLALU INDAH UNTUK DILUPAKAN dan TERLALU SAKIT UNTUK DIKENANG”.
Masih banyak hal yang lebih positif dan mendukung daripada memikirkan itu semua.Ayo bangkit dini tanpa harus mengandalkan dan memikirkan siapapun disini.Kita akan mulai babak kehidupan dari awal lagi dan semangat.
Mama told me that I must me a success people in this world. Amin, of course that’s a dream of every parents in this world who want see they son to be more success.
Kadang-kadang sedih juga meninggalkan orang tua jauh-jauh buat menuntut ilmu dan yang aku dapatkan cuman sebuah kegagalan.Hufh,terlalu berani untuk melangkah seorang diri sebelum waktunya.Tapi,buat apa kita hidup jika tidak mau menantang kehidupan itu sendiri.Sekarang tantangan yang harus aku hadapi didepan mata adalah menjadi diriku sendiri untuk melangka maju menyongsong masa depan dan harapan dari orang tua.Yup,I must !
Ya Allah,untuk sekarang aku ngga perlu dan ngga mau menangis lagi.Insya Allah aku akan tegar menghadapi semuanya.Terlalu banyak air mata yang aku keluarkan.Bimbing aku ya Allah,Sudah banyak pengorbanan yang orang tuaku berikan.Aku ingin semuanya berjalan lancar walaupun tidak sesuai rencana.Ya Allah,tolong jangan kenalkan aku dengan kegagalan yang mutlak dan tidak bisa aku hadapi.Bimbing aku dalam penerangan ilmu pengetahuan sebesar-besarnya.Karena hanya engkau yang aku puja dan tempat untuk meminta.
Untuk ayah dan mamah,mungkin aku belum bisa membuatmu bangga dan tersenyum kali ini.Tapi insya Allah aku akan membanggakan kalian sebentar lagi. LOVE U SO MUCH ! :’) :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar