Untuk Tuan yang setiap hari aku lihat gelagatnya,dan setiap saat pula aku juluki cantik
Karena kau terlihat mengagumkan didepan mataku,hingga saat ini...
Aku tertarik dengannya dalam diam
Dan pula aku suka padanya tetap hanya terdiam
Tanpa membuka mata,aku diam-diam terjaga
Dan perlahan mulai mengerti
Aku suka padanya sejak batinku penuh dengan rasa sakit
Aku mulai suka padanya ketika aku baru benar-benar melihat tawanya yang tanpa beban
Dalam dirinya aku menemukan energi,energi tanpa lelah dan tak akan pernah mau kalah
Aku belajar itu semua darinya...
Dia tuan yang sangat murah senyum,pintar dalam membuat suasana menjadi istimewa
Aku belajar darinya tentang bagaimana ia membuat orang lain tertawa
Dia sangat baik denganku,mengajakku bercanda,dan membuatku merasa nyaman
Sejak saat itu aku mulai membuka diri dengan dunia baruku
Entah dimulai dari babak yang keberapa,tiba-tiba aku senang berada disekelilingnya
Hanya untuk melihat tawanya yang jahil,nakal,dan jenaka
Dia memberikanku energi,setelah sekian waktu aku sempat kehabisan
Tapi,tiba-tiba dia datang membawa pengumuman
Pengumuman yang membuat hatiku bergetar dan ingin menangis
Tuan yang aku kagumi,memiliki bidadari di sisi hidupnya
Sekali lagi aku diam,hanya diam,dan terus diam
Tuan itu membuatku memiliki perasaan aneh yang setiap kali berdenyit ngilu dirongga dadaku
Dan saat itu aku mengesampingkan hal-hal yang berhubungan dengannya
Tiba-tiba suatu ketika ia mulai terlihat sakit,marah,rapuh,dan lemah
sesuatu yang belum pernah terlihat bahkan aku bayangkan darinya
Aku ingin membantunya..ingin sekali
Tapi,skali lagi aku hanya diam..tetap pada posisiku
Dan entah berawal dari mana,dia tiba-tiba datang
Datang dengan sisi dunianya yang kelam...
Dihadapanku ia tak menutupi,betapa rapuhnya ia dalam hal cinta
Aku mungkin salah,aku bahagia melihatnya seperti itu..
Jujur,hal itu membuatku seperti berarti dimatanya
Untuk pertama kalinya...
Tanpa sadar aku mulai lebih menyukai tuan itu dalam diam
Sampai suatu ketika pertanyaan menjebak itu membuatku berbicara
Berbicara dengan sosok perempuan yang menurutku dapat menjaga rahasia
Lambat laun beberapa orang mulai mengetahui,tapi tidak semuanya..hanya sebagian kecil
Dan itu atas kemauanku sendiri
Semakin lama aku semakin tau,bagaimana sifatnya yang sebenarnya
Ternyata ia tak menganggapku apa-apa
Hanya sebatas angin lalu...Setelah rasa ini aku sadari lebih menyukainya lagi
Energiku melemah, ia menjauh dariku
menjaga jarak denganku
dan...
Seperti tercekik rasanya..
Aku tidak tau salahku dimana
Ia seperti menghakimiku,ia menusukku dengan matanya..
Ia seperti jijik melihatku
Ternyata Tuan itu hanya membuatku mainan
Bukan salahnya juga,aku yang sudah salah mengartikan semua ini
Aku sadar aku terlalu cepat jatuh hati
Dia memang sudah memberi perhatian kecil padaku,tapi aku mengartikannya seakan ia menghadiahiku dunia
Dan entah mengapa hati ini dengan sendiri belajar membenci
Membenci anda Tuan...
Sungguh sangat menyiksa
Lidah ini selalu mencaci dirimu,merendahkanmu,dan seolah-olah menganggapmu sampah
Aku minta maaf tuan,aku cemburu
Cemburu karena kau mulai menjauhiku
Cemburu karena menemukan fakta-fakta yang menyakitkan tentangmu
Kau tak pernah menganggapku ada
Tuan,tolong beri aku maaf
Tolong jangan hakimi aku tuan
Biarkan aku melupakanmu tanpa membenci
Ini sungguh menyiksa
semakin aku mengelak kau bukan siapa-siapa...semakin pula aku menganggapmu adalah segalanya
Tuan,cinta itu buta...tapi aku tak mau buta karenamu
Tolong tuan,maafkan aku dengan cara yang indah
maafkan aku dengan tidak menyisakan apapun didalam hati
mengenai segalanya yang berhubungan dengan rasa
sekali lagi tolong
Tidak ada komentar:
Posting Komentar