Minggu, 14 Agustus 2011

When "ego" is larger than regret and loneliness

Aku tidak pernah menyesali apapun yang telah terjadi dan menjadi takdirku sekarang
Aku amat sangat bersyukur jika hal itulah yang menjadi takdirku
Ayah,Mamah,Teman,Sahabat,Waktu,Tawa,Sekolah,Pengalaman,bahkan untuk lelah sekalipun
Aku tak pernah berhenti bersyukur atas hal itu

Batinku lagi-lagi perih dengan hal yang sepele aku fikir
Aku tak tau harus memulai darimana
Yang jelas aku sangat merindukan ketenangan
Entah itu ketenangan lingkungan maupun batin itu sendiri

Andai saja Rasulullah masih ada didunia ini,tentu aku ingin sekali menemuinya
Bersujud sambil terisak hebat dipangkuannya,mengharap dia mau membelai kepalaku seperti majikan kepada seekor anjing kesayangannya...
Bersandar dalam damai disisinya,agar dia bisa menguatkan batinku yang terlalu mudah untuk rapuh
Berada dalam keheningan masing-masing... tanpa ada sepatah katapun keluar
Agar  Allah yang setiap hari kami agung-agungkan bisa mendengar kesedihan dan ketakutan apa yang sedang aku tangisi...

Manusia berubah lebih cepat dari musim pancaroba 
Ternyata...
Tak ada yang lebih pahit jika kenyataan berbanding terbalik dengan pemikiran
Dulu aku kira dia sudah berubah sejalan dengan umur dan tutur katanya
Ternyata.. semua itu hanya klise
Palsu

Cih, mungkin aku memang menjalankan segalanya seiring dengan hatiku
Aku memang egois sekali,tapi tak ada salahnya bukan? itulah kelemahanku

Aku tak suka keramaian,tapi aku juga benci dengan keheningan
Aku tak suka hujan,tapi aku sangat benci matahari yang terik
Aku tak suka menunggu,tapi aku juga bosan ditunggu
Aku tak suka sesuatu yang mengikat dan tak bebas menentukan arah

Tuhan,maafkan aku jika terlalu sering mengeluh padamu..
Aku tak tau lagi jika aku tak memilikimu 
Aku mengeluh karena diriku sendiri 
Tuhan,aku menyebut namamu hari ini lebih banyak dari biasanya
Aku kesepian tanpa ada yang mau menemaniku
Semua orang berkata bullshit hari ini

Aku tak butuh dengan orang yang pura-pura peduli
Aku muak dengan orang yang hanya bisa berceramah tanpa sulusi yang pasti
Aku kadang-kadang benci dengan semuanya yang berkata semua akan baik-baik saja
Karna aku tau Tuhan,rasanya tak sama..
Aku yang merasakan,bukan mereka

Skali lagi aku minta maaf Tuhan..
Aku sangat sedih dan membutuhkanmu
Skali ini lagi Tuhan,tolong temani aku
Kuatkan aku Tuhan,
karna Kau adalah zat yang satu-satunya tak pernah membohongiku atau pura-pura peduli denganku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar